– Pelita Jaya tak
ingin disebut sebagai
pengambil keuntungan dari
kisruh laga ulang Persik Kediri
melawan Persebaya Surabaya.
Setelah dinyatakan lolos ke
play-off lantaran
“ Tim Bajul Ijo ”
memilih kalah walk-over (WO)
saat melawan Persik, Pelita Jaya
mengaku siap mengalahkan
Persiram Raja Ampat dalam
perebutan tiket ke Indonesia
Super League (ISL) 2010/2011
di Stadion Gelora Sriwijaya,
Palembang, sore ini.
"Kami bersyukur akhirnya
berlaga di play-off . Kami tak
ingin menyia-nyiakan
kesempatan ini,
” kata Jajang
Nurjaman, pelatih Pelita Jaya.
“
Kami tak mau ambil pusing
soal polemik laga ulang Persik
melawan Persebaya. Fokus kami
saat ini adalah melawan
Persiram,
” Jajang
menambahkan.
Meski mengaku siap tampil
mati-matian untuk bertahan di
ISL, Pelita Jaya dihadapkan pada
situasi pelik. Selain harus
menghadapi tudingan adanya
“ permainan misteri ” yang
dilakukan oknum pengurus PSSI
terkait misi penyelamatan klub
milik Nirwan D. Bakrie tersebut,
skuat Pelita Jaya juga tak
lengkap. Rudi Widodo, Johan
Ibo, dan Dian Agus sudah habis
masa kontraknya. Yuthajak
Konjan pulang ke Thailand.......
--- artikel update (14.18 WIB) ---
Meski mengaku siap tampil
mati-matian untuk bertahan di
ISL, Pelita Jaya dihadapkan pada
situasi pelik. Selain harus
menghadapi tudingan adanya
“
permainan misteri ” yang
dilakukan oknum pengurus PSSI
terkait misi penyelamatan klub
milik Nirwan D. Bakrie tersebut,
skuat Pelita Jaya juga tak
lengkap. Rudi Widodo, Johan
Ibo, dan Dian Agus sudah habis
masa kontraknya. Yuthajak
Konjan pulang ke Thailand.
Sementara M. Ridwan dan
Supardi belum bergabung
dengan tim sampai malam
kemarin. Sedangkan Carlos
Eduardo Bizzaro dan Marwan
Sayedeh dalam kondisi belum
fit lantaran cedera dan sakit.
“ Seharusnya ada 22 pemain
yang bergabung. Tapi, Supardi
dan Ridwan belum datang.
Kami terpaksa akan
memaksimalkan pemain muda
Pelita Jaya,
” kata Lalu Mara,
Manajer Pelita Jaya.“ Yang pasti
kami tak mau terhipnotis
dengan tudingan adanya misi
penyelamatan Pelita Jaya. Toh,
degradasi pun kami sebenarnya
sudah siap dan tak masalah.
”
Di pihak lain, Persiram juga
mengaku siap untuk meraih
satu tiket promosi musim
depan meskipun sempat
terombang-ambing dengan
ketidakpastian jadwal dan
lawan. Maklum, kisruh laga
ulang Persik dan Persebaya
sempat membuat segalanya
menjadi tidak jelas. Apalagi,
terdengar kabar akan ada
rekonstruksi peserta kompetisi
ISL musim depan terkait
deadlock-nya masalah Persik
dan Persebaya.
“ Kami ingin berdiri sejajar
dengan Persipura Jayapura dan
Persiwa Wamena. Setelah gagal
di Babak Delapan Besar Divisi
Utama, kami tak mau melepas
kesempatan di depan mata,
”
kata Raja Isa, pelatih Persiram.
“
Sayang, ketidakpastian jadwal
sempat merusak program yang
saya buat. Tapi, semua sudah
terlanjur. Kami harus siap,
” Raja
Isa menambahkan.
Persiram sendiri kabarnya tak
bisa memainkan Mbom Mbom
Julian lantaran sudah dicoret.
Raja Isa hanya bisa
menurunkan dua pemain asing
yakni Mfundo Cecil dan Kubay
Quaiyan. Meski begitu, Raja Isa
percaya para pemainnya punya
motivasi besar untuk berlaga di
ISL musim depan. Caranya,
tentu, dengan menyingkirkan
Pelita Jaya di play-off.
“ Sekarang atau tidak sama
sekali,” kata Raja
diplomatis.
Selasa, 10 Agustus 2010
Tiket penuh mistery
Author: 091007
| Posted at: 11.09 |
Filed Under:
Pelita jaya,
persebaya,
persik
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar